Sabtu, Desember 13

Secercah Sinar Harapan


Download: visi dan misi

Wahyu Nur Hidayat, berhasil lahir dalam keadaan normal di sebuah rumah, tepatnya berada di perbatasan antara Kab. Kediri dan Kab. Jombang. Meskipun berada di Kabupaten Kediri, namun semenjak SMP, dia telah mengelana untuk mencari ilmu ke kabupaten tetangganya, Jombang. Begitu pula dengan SMAnya yang dihabiskan di Jombang. Walaupun begitu, dia tetap tidak pernah melupakan kampung halamannya apalagi dengan tim kesayangannya, PERSIK Kediri.

Berhasil lulus di SMAN I Jombang dengan NEM yang cukup memuaskan, 26,47 membuatnya sangat bahagia. Pasalnya ketika itu, dia sedang disibukkan dengan usahanya di kampung halaman. Dia merupakan tipe orang yang suka berwirausaha dan selalu berupaya untuk belajar hidup mandiri. Hal ini telah dibuktikannya semenjak duduk di kelas 4 SD dengan usaha budidaya ikan dan ternak. Padahal jika ditinjau dari segi keluarga, bisa dikatakan cukup. Namun dia selalu berpendapat bahwa “ Semua orang di sekeliling kita adalah orang lain bagi kita. Tak terkecuali orang tua kita. Mereka hanyalah orang yang paling mengerti diri kita dan yang terpenting dari hari-hari kita adalah, menyadari bahwa kemana kita akan berlabuh, nahkodanya adalah kita sendiri dan bukan orang tua kita, saudara kita, dan bahkan orang terdekat kita lainnya”. Hal inilah yang menjadikannya tetap yakin dan semangat dalam menatap kehidupan masa depan.

Dengan kehidupannya yang penuh warna, ada beberapa hal yang menjadi impian dan cita-citanya dan dia berupaya untuk terus mem-visualisasikannya dalam kehidupan dan alhasil, ‘dreams seller’ pun melekat pada namanya. Pertama dia ingin menjadi seorang guru yang professional di bidang IT. Kedua adalah mempunyai sebuah usaha, bahkan sebuah perusahaan yang berkembang pesat di bidang pendidikan dan informatika. Selanjutnya adalah dia ingin sekali mengabdikan diri di kampung halamannya untuk mengamalkan ilmu pada masyarakat Kediri dan Jombang.

Untuk menggapai semua itu, Wahyu Nur Hidayat sedang merampungkan studinya di Universitas Negeri Malang dengan keahlian teknik di Fakultas Teknik Departemen Elektro Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PENDTIUM). Semoga dia bisa menyelesaikan studinya sesuai target 3,5 tahun dengan baik dan lancar.

Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya. Dia ingin sekali mengabdikan diri di kampung halamannya. Dia ingin membina sebuah sekolah yang nantinya akan menjadi sekolah percontohan di kabupaten Kediri. Dan selanjutnya mendirikan sekolah agama gratis bagi masyarakat kurang mampu serta memberikan beasiswa bagi para tunas muda yang ingin melanjutkan studinya di PTN dengan spesifikasi keguruan. Semoga cita-cita dan impian yang besar ini dapat terwujud.

Selain aktif di bangku kuliah, Wahyu Nur Hidayat juga aktif dalam keorganisasian. Dia awal perkuliahannya, dia mulai eksis di 5 organisasi, yaitu Himpunan Mahasiswa Elektro (HME), Workshop Elektro (WsE), Forum Ukhuwah Studi Islam (FUSI), UKM Nur Harias (NH) dan UKM Taekwondo. Namun seiring berjalannya waktu dan jadwal yang semakin padat, maka Wahyu hanya eksis di 3 organisasi intra kuliah (OMIK). Dan untuk saat ini, dia menjadi sekbid penalaran HME 2009 dan ketua divisi IT Workshop Elektro FT-UM 2009. Selain organisai intra kampus, dia juga aktif di organisasi ekstra kampus. Dia merupakan ketua umum Forum Kumunikasi Alumni Smansa Jombang (FORMANSA) UM. Kedua adalah Ikatan Mahasiswa Jombang (IMJ) serta Ikatan Bocah Kediri (IKABRI).

Sebagai mahasiswa yang tergolong dengan jadwal yang padat, Wahyu Nur Hidayat tetap meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu dengan teman-teman sebayanya dan khalayak pada umumnya. Dia tergabung dengan ikatan mahasiswa underground (Sky-Dream) yang merupakan kumpulan mahasiswa pecinta dan pengembang IT. Juga aktif sebagai pemateri di Forum Mahasiswa PTI UM (Forum PENDTIUM). Selain itu, dia juga terhitung sebagai aslab komputer TE-FT-UM serta asisten jaringan PTIK UM.

Dari kesemua kegiatannya, Wahyu Nur Hidayat mempunyai naluri kewirausahaan yang kuat. Dan dia bersama beberapa temannya membuka jasa maintenance and repairing computer. Alhamdulillah, dia bisa mencukupi sebagian dari biaya kuliahnya sendiri.

Khusus untuk blog ini, ku persembahkan bagi semua orang, semua kalangan dan semua tingkatan. Semoga hadirnya blog ini, atau hadirnya Wahyu Nur Hidayat bisa memberikan perubahan yang berarti bagi Anda semua. Amien….

Pesan:

“Hidupkan hati dengan ilmu. Kekayaan kita bukan apa yang kita dapatkan, melainkan apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain. Kita dikenang bukan dari kekayaan, kita dikenang dari kedermawanan kita pada orang lain. Oleh karena itu jangan pernah merasakan sukses dengan mendapatkan sesuatu, kesuksesan kita adalah kita mempersembahkan yang terbaik dari hidup ini atau dari amanah yang kita dapatkan”

“Saat ini kita dipuji dan dihargai orang lain, sesungguhnya bukan karena kemuliaan kita. Kita dipuji dan dihargai karena Allah menutupi kekurangan, kejelekan, dan aib kita. Jangan pernah bangga dengan pujian orang dan jangan pernah sakit dengan hinaan orang, karena sesungguhnya diri kita lebih hina dari yang dihinakan orang lain”


0 comments:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More